Download Shapefile Kemiringan Lereng Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026


Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki variasi topografi yang sangat beragam, mulai dari pesisir pantai hingga pegunungan tinggi (seperti Gunung Rinjani di Pulau Lombok dan Gunung Tambora di Pulau sumbawa).
Secara umum, klasifikasi kemiringan lereng di NTB dibagi ke dalam beberapa kategori kelerengan:

Klasifikasi Kemiringan Lereng di NTB

  • Datar (0 - 8%)
  • Landai/Agak Landai (8 - 15%)
  • Agak Curam (15 - 25%)
  • Curam (25 - 40%)
  • Sangat Curam (>40%)
Karakteristik Topografi Pulau Utama
  • Pulau Lombok: Memiliki dataran aluvial yang relatif luas dibagian tengah (paling rata), dibatasi oleh perbukitan di bagian selatan dan lereng sangat curam Pegunungan Rinjani di bagian utara.
  • Pulau Sumbawa: Didominasi oleh daerah berbukit-bukit dan bergelmobang hingga curam, dengan dataran datar yang lebih terbatas di sekitar pesisir dan lembah antargunung.

Beberapa Kegunaan Utama Dari Data Atau Peta Kemiringan Lereng:

  • Pengendalian Erosi dan Konservasi Tanah: mengukur kecepatan aliran air hujan di permukaan. Semakin curam lereng, semakin besar pula resiko erosi dan longsor 
  • Perencanaan Tata Guna Lahan: Menentukan apakah suatu area layak dijadikan kawasan permukiman, industri, kawasan lindung, atau area pertanian. Lahan yang terlalu curam biasanya diarahkan untuk tanaman keras atau hutan lindung.
  • Mitigasi Bencana Alam: Membantu memetakan wilayah yang rawan terhadap bencana pergerakan tanah atau tanah longsor sehingga langkah evakuasi dan pencegahan bisa disiapkan.
  • Pengelolaan Sumber Daya Air: Mengetahui laju penyerapan (infiltrasi) air hujan ke dalam tanah serta arah aliran air permukaan.

Download Shapefile Kemiringan Lereng Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026

Bagi anda yang membutuhkan shapefile kemiringan lereng Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026silahkan download melalui tautan yang telah disediakan 




 


Password RAR :
www.indonesia-geospasial.com
Extract Error? Silahkan Update Aplikasi Winrar