Download Shapefile Kemiringan Lereng Provinsi Jawa Tengah 2026
Klasifikasi Kemiringan Lereng
- Datar (0 - 2%)
- Landai/Bergelombang (2 - 15%)
- Agak Curam hingga Curam (15 - 40%)
- Sangat Curam (>40%)
Distribusi Wilayah Utama
- Pantai Utara (Pantura) & Pesisir Selatan: dominan lereng datar hingga sangat landai (Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang bagian utara, Demak, Pati, hingga Cilacap bagian selatan).
- Bagian Tengah & Selatan: Didominasi lereng agak curam hingga sangat curam karena deretan gunung api dan pegunungan lipatan (Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, Magelang, Boyolali, Karanganyar, dan Purbalingga).
Beberapa Kegunaan Utama Dari Data Atau Peta Kemiringan Lereng:
- Pengendalian Erosi dan Konservasi Tanah: mengukur kecepatan aliran air hujan di permukaan. Semakin curam lereng, semakin besar pula resiko erosi dan longsor
- Perencanaan Tata Guna Lahan: Menentukan apakah suatu area layak dijadikan kawasan permukiman, industri, kawasan lindung, atau area pertanian. Lahan yang terlalu curam biasanya diarahkan untuk tanaman keras atau hutan lindung.
- Mitigasi Bencana Alam: Membantu memetakan wilayah yang rawan terhadap bencana pergerakan tanah atau tanah longsor sehingga langkah evakuasi dan pencegahan bisa disiapkan.
- Pengelolaan Sumber Daya Air: Mengetahui laju penyerapan (infiltrasi) air hujan ke dalam tanah serta arah aliran air permukaan.
Download Shapefile Kemiringan Lereng Provinsi Jawa Tengah 2026
Bagi anda yang membutuhkan shapefile kemiringan lereng provinsi Jawa Tengah 2026, silahkan download melalui tautan yang telah disediakan
